Home         Who Am I         Corner         Rate Card         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

19 September 2016

Wonder Fall - Elektra Queen | Blog Tour, Book Review



Judul : Wonder Fall
Penulis : Elektra Queen
Editor: Alit Tisna Palupi
Sampul: Dwi Anissa Anindhika
Layout: Gita Mariana
Desain Stiker: Gita Mariana
ISBN : 978-602-70362-6-0
322 halaman, ukuran buku 14 x 20 cm

Tagline:

Terkadang, patah hati adalah prolog sebuah cerita cinta.

And the blurb:

SHE SAID...

Amelie Rashad memilih untuk menggigit lidahnya kuat-kuat ketimbang mengakui kalau debaran hebat jantungnya disebabkan oleh Zach Barata. Dia lebih suka melihat Zach sebagai atasan galak dan perfeksionis ketimbang sosok hangat yang juga begitu mudah akrab dengan putri semata wayangnya.

HE SAID...

Hanya tinggal menunggu waktu saja hingga Amelie menyusup dalam ruang pribadi, menggedor keras-keras pintu hatinya. Alih-alih menyerah, sikap menentang perempuan itu membuat Zach bertambah penasaran. Ketika mengetahui status orangtua tunggal Amelie, ketertarikan itu kemudian menyublim menjadi rasa hormat.

IS IT LOVE?

Percik-percik perasaan di antara mereka kedua nyata adanya dan tak satu pun mampu menyangkalnya. Namun, ketika Zach siap untuk membuka hatinya, dia malah mendapati perhatian perempuan itu terbelah karena rencana perjodohan dengan kembaran mendiang suaminya. Sudikah Zach bersaing dengan laki-laki yang mengingatkan Amelie pada sosok dari masa lalunya? Atau, sebaiknya dia membiarkan saja hubungan mereka kembali seperti semula, selayaknya atasan dengan asistennya?

Keunggulan:

Wonder Fall adalah pemenang lomba menulis SWEET & SPICY ROMANCE yang diadakan Penerbit Twigora tahun 2015 lalu, mengalahkan ratusan naskah lainnya.
  
Here we go..


Setelah pernah merasakan punya mertua yang banyak menuntut, bodoh andai kau mau mengulanginya lagi

Wonder Fall ini menceritakan mengenai kehidupan seorang Amelie Rashad. Dia bekerja di sebuah perusahaan, PT. Drisana. Karirnya cukup cemerlang dan ditempatkan di bagian Departemen Keuangan. Amelie memiliki atasan yang amat sangat baik bernama Jonas. Jonas sangat memahami Amelie, apa kesulitannya dan tak jarang mereka berdiskusi mengenai masalah anak dan keluarga.

Amelie memiliki seorang anak bernama Elsa. Elsa anak yang sangat ceria dan mandiri. Tak banyak menuntut sama sekali. Karena dia tahu, kondisinya dan ibunya seperti apa. Tapi tak jarang Elsa rewel. Wajar di usia Elsa yang sekarang ini. Suami Amelie sudah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu karena kecelakaan lalu lintas. Oleh sebab itu, Amelia secara otomatis menjadi orangtua tunggal untuk putri semata wayangnya. Suaminya pun pergi dengan meninggalkan rahasia untuk Amelie.

Ditinggal pasangan karena kematian... itu sungguh tidak mudah. Jika berpisah karena perceraian, tentu saja beda. Ada rasa benci, marah, murka. Perasaan seperti itu kadang memberi energi tambahan untuk mencari pasangan baru

Jonas pun akhirnya mau tak mau meminta Amelie untuk menjadi asisten sementara untuk bos yang terkenal dingin di kalangan karyawan. Amelie menyanggupi permintaan Jonas, atasannya untuk menjadi asisten dari bos Departemen Personalia dan Umum. Tak banyak informasi yang didapatkan oleh Amelia mengenai atasannya yang baru bernama Zach.

Setelah mencoba bertahan selama satu minggu, mau tak mau akhirnya emosi Amelie keluar juga. Banyak hal yang dia sampaikan pada Zach. Zach akhirnya mau mendengarkan dan bahkan meminta maaf. Namun, itu hanya satu dari sekian banyak masalah yang datang dalam hidup Amelie. Bagaimana tidak, tiba-tiba mertuanya datang, orang tua dari almarhum suaminya. Dengan alasan menengok Elsa, sang Mama mengatakan jika saudara Ryan, almarhum suaminya, Otto akan kembali. Saat Amelie bercerita pada Arianna, adiknya, Arianna - Anna menangkap hal ganjil dengan maksud kedatangan mertua Amelie. Berusaha memperingatkan Amelie yang akhirnya malah dibalas dengan ketidakpercayaan oleh Amelie.

Mencintai seseorang berarti menuntut diri sendiri untuk bisa bertoleransi. Kompromi nyaris selalu dibutuhkan untuk menjembatani dua pribadi yang berbeda

Amelie tak pernah menyangka jika Zach pun sudah menjadi orang tua tunggal bagi Lionel. Namun, setidaknya dengan melihat Lionel, Amelie bersyukur, Elsa masih memilikinya. Sedangkan Lionel hanya memiliki Zach dan Shauna, yang notabene adalah Om dan Tantenya. Namun Zach tak keberatan jika Lionel memanggilnya Papa.

Hingga akhirnya pertahanan Amelie pun runtuh saat permasalahan-permasalahan tersebut datang kembali di hidupnya. Seakan tak memberinya jarak untuk bernapas sebentar saja. Permasalahan akan permintaan mertuanya, Otto, Zach, pekerjaannya, semuanya bercampur menjadi satu. Akankah Amelie berhak untuk mendapatkan kebahagiaannya? Akankah permasalahan-permasalahan tersebut akhirnya bisa selesai dengan baik? Lalu apa yang terjadi selanjutnya?

Kritik tidak kehilangan maknanya hanya karena diucapkan dengan bahasa yang enak didengar

Membaca Wonder Fall ini jadi belajar banyak hal. Tak hanya tentang hidup, pekerjaan, bagaimana bersikap dengan atasan, pergaulan di kantor, namun juga tentang hati. Bagaimana menjaga hati untuk seseorang yang sudah berbeda dunia dengan kita, bagaimana tetap terlihat kuat di depan banyak orang, bagaimana keluarga selalu ada di samping kita saat kita memiliki masalah seringan dan seberat apapun. Jangan lupakan juga, bagaimana kita belajar untuk mengungkapkan pendapat kita sendiri. Jujur kepada orang lain.

Aku selalu suka membaca cerita dengan tokoh utama seorang wanita, dimana dia berusaha kuat, tangguh walaupun sebenarnya dia rapuh. Amelie contohnya. Dia berusaha untuk kuat, tangguh di depan anaknya, namun sebenarnya dia sendiri rapuh dan membutuhkan tempat bersandar.

Hubungan antara Amelie dengan ibunya dan adik-adiknya pun cukup harmonis. Amelie sangat tahu bagaimana sayangnya ibu serta adik-adiknya padanya dan Elsa. Hubungannya dengan mertuanya dan keluarganya pun juga cukup baik. Walaupun mama mertuanya masih tetap sama seperti dulu saat Ryan, almarhum suaminya hidup.

Orang-orang yang mencintainya tanpa syarat, tanpa pamrih. Andai saja pengukur emosi memang ada, Amelie yakin kalau kebahagiaannua bertambah drastis

Penulisan yang cukup rinci dan detail mengenai sosok para tokohnya membuatku memiliki gambaran dan makin asyik saat membacanya. Terlebih interaksi antara tokoh utamanya. Benar-benar dapat banget. Chemistrynya kena banget. Jadi berasa nonton mereka saat ngobrol, debat dan itu ada di depan mata.

Lalu interaksi antara kedua tokoh utamanya dengan para tokoh yang lain benar-benar seperti saat aku bersama teman-temanku. Terlebih saat Zach berjumpa dengan Otto. Diceritakan serius tapi buatku karena sambip membayangkan wajah Zach maupun Otto, jadi geli sendiri.

Suka atau tidak, sebagian besar masyarakat kita masih beranggapan kalau janda itu adalah status nyaris hina yang dianggap sebagai ancaman

Aku sedikit setuju sih dengan cara pandang penulis saat menjelaskan mengenai status Amelie. Memang seperti itu stigma yang saat ini beredar di masyarakat. Namun, disini diceritakan pula mengenai sikap Amelie saat orang-orang menggunjingkannya karena statusnya. Hanya bisa tutup mata dan tutup telinga. Jadi keinget kata pepatah, "Kita hanya punya dua tangan, tak mampu untuk menutup mulut, mata, telinga orang banyak. Yang bisa kita lakukan hanyalah menutup mata, telinga, dan mulut kita sendiri kemudian membuktikan kepada mereka jika kita lebih baik dari mereka yang menggunjingkan kita"

Aku cuma bisa bilang, kadang kita hanya tahu cara menghadapi seseorang. Cara yang tepat akan memberi hasil yang memuaskan

Tokoh yang aku favoritkan disini adalah Amelie. Bagaimana tangguhnya dia menghadapi permasalahan yang datang dalam hidupnya. Bagaimana dia menjadi seorang ibu yang baik untuk anaknya, Elsa. Bagaimana dia menjadi seorang karyawati yang bisa diperhitungkan kinerjanya oleh atasannya. Bagaimana dia bersikap menjadi single fighter untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Bagaimana sayangnya dia pada anak-anak, seperti Lionel. Walaupun sebenarnya dia rapuh, namun dia berusaha tak memperlihatkan pada yang lain.

Zach, dibalik kekeraskepalaan, dinginnya dia, sebenarnya dia berhati lembut. Hanya saja karena tuntutan pekerjaan yang menbuat sikapnya menjadi sedikit arogan di hadapan karyawannya. Namun, jangan tanya saat dia bersama dengan Lionel. Apa yang akan terjadi?

Overall, jika kamu mencari novel romance dengan cerita yang amat sangat menarik dan susah membuatmu meletakkan buku tersebut semenit saja, bacalah Wonder Fall ini. Buat kamu para wanita di manapun kamu berada, cerita ini mungkin sedikit mewakili kalian.

Kau tidak tahu kalau kecemburuan bisa membuat orang kesulitan untuk berpikir logis? Cemburu itu bisa membuat otak berkarat




***
Dan seperti biasanya, di setiap blog tour bersama Penerbit Twigora dan kak Elektra Queen, pasti ada challenge tersendiri untuk setiap hostnya. Dan kali ini yang dipilih adalah gaya berpose seperti cover bukunya. Yaaa, mari kita lihat seperti apa hasilnya?

 

Udah kece belum foto covernya? Kece nggak kece yang penting udah mejeng jadi cover.. Hi.. hi.. Tetep narsis..

Nah, buat kalian yang ingin mendapatkan 1 eksemplar novel Wonder Fall, jangan lewatkan giveawaynya yaa dalam Blog Tour pada postingan berikutnya yaa.. Ingat, 3 jam lagi.. Stay tune terus di Peek A Book 

6 comments:

  1. Hai kak princess, nice pose :)

    ReplyDelete
  2. Ada bagian yang saya belum yakin digali dengan baik lantaran saya belum baca; apakah penulis menceritakan bagaimana Amelie mengasuk Elsa. pada bagian ini, saya berharap penulis menceritakan bangganya memiliki Elsa, khawatirnya seorang ibu pada anak, dan sebagai pekerja, ada rasa bersalah karena tidak bisa selalu ada bersama Elsa. Ah, jika bagian cerita ini ada di novel ini, pasti akan banyak rasa hangat dan haru yang dirasakan pembaca. Jadi tambah penasaran aja :)

    ReplyDelete
  3. Ya Allah pict-nya di sana tah, berjejer. Tadi cari-cari tak kira terlewwat, ternyata aku yang kurang teliti lihatnya :D

    ReplyDelete
  4. Bahkan baru baca reviewnya saja aku sudah mengidolakan Amelie. Kehidupannya yang benar-benar mirip dengan masa lalu kakakku, suami meninggal karena kecelakaan, putri kecil yang membanggakan, membawaku pada masa 8 tahun lalu. Seakan Amelie adalah cerita hidup kakakku yang lebih didramatisir, lebih 'kota' dan romantis. :D

    ReplyDelete
  5. Sudah merasa tertarik dengan novel ini sejak saat pemilihan cover-nya di twitter. Novel yang aku kira adalah terjemahan karena nama pengarangnya. Makin penasaran karena ini ternyata naskah juara pertama lomba yang diadakan oleh TWIGORA sendiri, yang berarti penulisnya lokal. Mulai ubek" medsos dan ga nemuin akun penulisnya, baik di twitter dan di goodreads itu sendiri. Ditambah cuitan bang Ino di twitter yang bilang beruntung banget bisa nemuin naskah sebagus ini, dan aku semakin mupeng. Tetiba ada blogtour-nya, bida baca review lebih lengkapnya deh. Dan aku merasa ga salah kalo ini bisa jadi juara pertama.

    Amelie, amelie bagi aku hatimu sedikit. Wanita yang berusaha tegar diatas kerapuhannya sendiri demi hidup dia dan anaknya tercinta, oh oh. Rasanya berat, ga bisa dan ga mau bayangin posisi Amelie. Tapi Amelie bisa jadi inspirator wanita-wanita di luar sana ya ka.

    Kayaknya semua ibu mertua jadi momok menakutkan bagi para calon dan menantu perempuan.

    Aku rasa Zach ini tipe cogan aku banget ya, #eaa ditimpuk ka asri #ehh :D. Ceritanya Zach ini mau daftar buat jadi sandaran dan bahu saat Amelie menangis yaa, co cuit ih.

    Fix, setelah baca review-nya aku makin penasaran sama Amelie-Zach ini. Semoga bisa baca novel ini, siapa tau bisa menginspirasi aku yang pengen jadi penulis tapi susah bangettt nuanginnya.

    Ps: #eeaaa ka asri fotonya

    ReplyDelete
  6. Wow, dapat 4 starts. I hope it really worth it :)

    ReplyDelete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...